Muhammad Nazarudin Latief
17 Mei 2020•Update: 17 Mei 2020
JAKARTA
Korea Selatan pada Minggu melaporkan lima kasus baru virus korona dalam negeri yang terkait dengan cluster club malam di ibukota.
Setelah berminggu-minggu tidak ada kasus Covid-19 baru, Korea Selatan melonggarkan lockdown pada 6 Mei, namun terjadi lonjakan infeksi terkait dengan sebuah klub malam di Itaewon Seoul.
Pemerintah kemudian menutup tempat hiburan malam tersebut, namun tetap mengizinkan kantor, fasilitas publik, pusat olah raga membuka layanannya, dilansir Channel News Asia.
Pemerintah juga menunda pembukaan sekolah.
Pada Sabtu, negara itu melaporkan 13 kasus baru, sehingga total menjadi 11.050 dengan 262 kematian.
Lima di antara kasus baru itu terkait tempat hiburan malam di Seoul, dan tujuh lainnya adalah infeksi yang memasuki Korea Selatan dari luar negeri.
Direktur Jeong Eun-kyeong dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) memperingatkan para pengunjung klub untuk tetap mengisolasi diri karena masa inkubasi mereka belum berlalu.
"Bahkan jika Anda telah diuji negatif, masih ada risiko infeksi selama masa inkubasi. Tolong lakukan tes lagi jika anda memiliki gejala," kata Jeong.