Pizaro Gozali İdrus
11 Desember 2019•Update: 12 Desember 2019
JAKARTA
Myanmar menerima bantuan rumah sakit dari pemerintah Indonesia untuk warga negara bagian Rakhine, lansir Global New Light of Myanmar pada Rabu.
Dokumen rumah sakit Indonesia yang dibangun oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) ini langsung diserahkan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Iza Fadri kepada Kementerian Kesehatan dan Olahraga di Nay Pyi Taw.
Menteri Kesehatan dan Olahraga Myanmar Myint Htwe menyampaikan terima kasih atas sumbangan rumah sakit karena donasi ini mencerminkan hubungan persahabatan antara Myanmar dan Indonesia.
Myint Htwe menerangkan rumah sakit ini dapat memberikan layanan kesehatan kepada lebih dari 30.000 warga dari 23 desa dan itu akan dikembangkan menjadi rumah sakit umum di Negara Bagian Rakhine.
Kementerian Kesehatan dan Olahraga baru-baru ini juga menandatangani nota kesepahaman dengan Indonesia untuk kerja sama dalam layanan medis, kesehatan masyarakat, obat-obatan, pengembangan sumber daya manusia dan penelitian.
Pemerintah Indonesia menyumbang USD1,25 juta untuk pembangunan Rumah Sakit di Kotamadya MraukU.
Pekerjaan konstruksi yang dipimpin oleh insinyur Indonesia dimulai pada 2017. Bangunan utama dua lantai selesai pada Oktober tahun ini.
Sebelumnya Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Yogi Prabowo mengatakan fasilitas kesehatan di kamp-kamp pengungsi Rohingya di Rakhine masih sangat minim.
Kehadiran rumah sakit ini diharapkan bisa membantu situasi mereka yang hidup di tengah konflik.