Hayatı Nupus
03 Februari 2020•Update: 03 Februari 2020
JAKARTA
Setidaknya 42 warga Filipina di Provinsi Hubei, China, meminta dipulangkan, seiring wabah virus korona atau 2019-nCov di wilayah itu.
Wakil Menteri Luar Negeri Ernesto Abella Filipina mengatakan mengatakan saat ini pemerintah tengah mengatur penjemputan dan mempersiapkan tenaga medis.
“Pesawat penjemputan mungkin akan berangkat ke China pekan ini,” ujar Abella, kutip the Philippine Star, hari ini.
Abella memastikan tak ada satu pun orang Filipina di China yang terinfeksi wabah itu.
Kedutaan Besar Filipina di Beijing dan enam Konsulat Jenderal di China telah mengeluarkan peringatan agar orang Filipina terhindar dari wabah.
“Jalur komunikasi ini menangani pertanyaan tentang aspek kesehatan 2019-nCoV, serta memberikan dukungan psikologis kepada orang-orang Filipina di China,” ujar Konsulat Jenderal Filipina di Shanghai.
China mengisolasi Wuhan dan kota-kota lainnya di Provinsi Hubei sejak 23 Januari lalu, setelah virus korona baru merenggut lebih banyak nyawa.
Saat ini tercatat 361 orang tewas di China, dengan lebih dari 17.000 kasus infeksi.