Muhammad Abdullah Azzam
12 Februari 2021•Update: 12 Februari 2021
Merve Aydogan
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis menerima suntikan dosis kedua vaksin CoronaVac dari China.
"Saya telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19. Mudah-mudahan, kami dapat memvaksinasi semua warga kami secepat mungkin," kata Erdogan melalui pesannya di BiP, aplikasi messenger populer Turki, dan Telegram.
Pada 14 Januari, Turki memulai kampanye vaksinasi massal melawan virus korona, dimulai dengan petugas kesehatan bersama lalu pejabat tinggi untuk mendorong kepercayaan publik terhadap vaksin tersebut.
Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan, Turki telah memvaksinasi lebih dari 2,88 juta warganya sejak dimulainya program vaksinasi di negara itu.
Dosis kedua vaksin diberikan dengan selang waktu 28 hari dan mereka yang sembuh dari Covid-19 tidak akan divaksinasi dalam empat hingga enam bulan setelah proses pemulihan.