Hayati Nupus
30 Desember 2020•Update: 31 Desember 2020
Ashraf Mousa
TAL ABYAD, Suriah
Dengan dukungan Turki, pasokan air telah sampai ke 35 desa di Distrik Tal Abyad, utara Suriah, setelah tersendat lebih dari setahun akibat sabotase jaringan air dan listrik oleh kelompok teror YPG/PKK.
Selepas Operasi Mata Air Perdamaian Turki diluncurkan untuk melawan kelompok teror dan membebaskan Kota Tal Abyad dan Ras al-Ain, YPG/PKK secara bertahap menghancurkan jaringan listrik, yang akhirnya mengganggu distribusi air ke kota dan desa sekitarnya.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Samer Issa, pejabat yang bertanggung jawab atas sumber daya air di dewan lokal Tal Abyad, mengatakan Direktorat Irigasi Turki di Sanliurfa memasang pompa dan konverter listrik untuk mendistribusikan air ke wilayah tersebut.
Issa menambahkan, 3.500 orang mendapatkan manfaat dari ketersediaan air di desa untuk konsumsi dan pengairan pertanian mereka.
Salah satunya adalah Abu Mahmoud, penduduk Desa Tayba. Dia mengatakan sebelum persoalan air teratasi, penduduk harus berjalan kaki hingga 8 kilometer untuk memperoleh air demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Kini dia tak harus menempuh jalan panjang itu lagi karena air telah sampai ke desanya.