Maria Elisa Hospita
20 Oktober 2020•Update: 20 Oktober 2020
Merve Aydogan
ANKARA
Pasukan Turki melumpuhkan seorang anggota senior organisasi teroris PKK yang masuk daftar pencarian Interpol.
Ahmet Bal dan empat teroris PKK lainnya baru-baru ini ditaklukkan dalam operasi gabungan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Turki dan Organisasi Intelijen Nasional (MIT).
Operasi itu dilakukan setelah unit intelijen Turki mendapatkan informasi bahwa Bal, dengan nama sandi Dara Kato, mengadakan pertemuan rahasia dengan beberapa teroris PKK.
Bal, yang masuk daftar merah Interpol, mengumpulkan informasi intelijen tentang operasi militer Turki di wilayah Metina dan Haftanin, Irak Utara.
Selama 2018-2019, MIT mengidentifikasi Bal sebagai orang yang bertanggung jawab atas pengiriman bahan peledak dan teroris dari Suriah ke Turki.
Setelah bergabung dengan kelompok teror pada 2009, Bal ikut serta dalam sejumlah aksi teror melawan pasukan keamanan Turki di wilayah perdesaan hingga 2015.
Bal menyeberang ke Suriah pada 2018 dan ditunjuk sebagai kepala intelijen dan hubungan masyarakat untuk wilayah Metina pada Januari.
Teroris PKK menjadikan Irak utara sebagai pangkalan untuk merencanakan serangan teroris lintas batas di Turki.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.