Safiye Karaback
01 Juli 2018•Update: 02 Juli 2018
Safiye Karaback
GAZA CITY
Jumlah warga Palestina yang menjadi martir oleh tembakan Israel sejak protes dimulai pada 30 Maret lalu hingga kini telah mencapai 135 orang, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Ashraf al-Qidra, seorang juru bicara kementerian, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa lebih dari 15ribu orang telah terluka selama protes di Gaza.
Sedangkan, saat ini sekitar 370 orang yang terluka berada dalam kondisi kritis, kata Al-Qidra.
"2.536 dari mereka yang cedera adalah anak-anak dan 1.160 adalah wanita," kata dia seraya menambahkan bahwa 231 staf medis dan 175 wartawan juga menjadi korban luka.
Orang-orang Palestina telah memulai demonstrasi massa di sepanjang pagar keamanan Gaza-Israel pada 30 Maret.
Mereka menuntut "Hak Kembali" ke rumah-rumah dan desa-desa mereka di Palestina yang bersejarah setelah terusir pada tahun 1948 untuk memberi jalan bagi negara baru Israel.
Para pengunjuk rasa juga menuntut diakhirinya blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama satu dasawarsa, yang telah menghancurkan perekonomian kantung pesisir dan merampas 2 juta penduduknya dari banyak komoditas pokok.