Astudestra Ajengrastrı
25 Juli 2018•Update: 25 Juli 2018
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Sekitar 28 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam dugaan serangan bunuh diri di luar Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah bagian barat daya Pakistan, saat warga berkumpul untuk memberikan suara dalam pemilihan umum, lapor media lokal pada Rabu.
Terduga pelaku bom bunuh diri, yang diperkirakan melakukan aksinya sendiri, mencoba memasuki TPS di sebelah timur Quetta, Ibu Kota Provinsi Balochistan, namun kemudian meledakkan diri saat petugas keamanan mencoba meringkusnya, kata televisi lokal Express News.
Ledakan ini terjadi di dekat warga yang mengantri untuk memberikan suara mereka, lanjut kanal televisi tersebut.
Kepala polisi kota tersebut, Razzak Cheema, berkata kepada wartawan bahwa di antara korban yang tewas adalah lima personil polisi.
Otoritas juga menyatakan jumlah korban bisa bertambah karena beberapa korba luka kini berada dalam kondisi kritis.
Daesh mengaku bertanggung jawab atas pemboman ini.
Mantan Perdana Menteri Sementara Pakistan dan pensiunan Ketua Mahkamah Agung Nasir-ul-Mulk, juga beberapa pemimpin partai mengutuk serangan ini.
Sebuah ledakan lain juga dilaporkan terjadi di Distrik Larkana di sebelah selatan Provinsi Sindh, kota kelahiran mendiang Perdana Menteri Benazir Bhutto, yang melukai setidaknya empat orang, lapor Express TV.
Kerusuhan akibat pertikaian antar aktivis partai juga dilaporkan terjadi di beberapa kota, melukai belasan orang, lanjut kanal tersebut.