Muhammad Abdullah Azzam
22 November 2019•Update: 22 November 2019
Amir Al-Hassani
BAGHDAD
Setidaknya tiga pengunjuk rasa tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Baghdad tengah, Kamis, lapor pihak medis.
"Rumah sakit Baghdad mencatat kematian tiga pengunjuk rasa dan setidaknya 35 terluka setelah pasukan keamanan menembakkan rentetan tabung gas air mata yang berat untuk membubarkan demonstran," ungkap sumber itu.
"Para demonstran tewas setelah mereka dipukul di bagian kepala dengan tabung gas," tambah sumber itu.
Sebagian besar orang dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan setelah mereka mengalami lemas-lemas yang parah karena kekurangan oksigen selama aksi demo.
Sejak awal bulan lalu, Irak telah didera gelombang protes terhadap kebijakan pemerintah yang menurut para pengunjuk rasa gagal memperbaiki kondisi kehidupan dan mengakhiri praktik korupsi.
Tuntutan demonstran kemudian berkembang menjadi tuntutan pembubaran pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi.
Menurut Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak, setidaknya 325 warga Irak telah terbunuh dan 15.000 telah terluka sejak aksi protes dimulai pada 1 Oktober.