Mehmet Kemal Firik
01 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
Mehmet Kemal Firik
HATAY, Turki
Dalam 10 hari terakhir, lima warga sipil tewas dan 73 lainnya, termasuk anak-anak mengalami luka-luka akibat 52 serangan roket dan satu mortir yang ditembakkan oleh organisasi teroris PKK/PYD dari Afrin, barat laut Suriah ke provinsi Kilis dan Hatay di Turki.
Sejak Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris dari wilayah Afrin pada 20 Januari lalu, kelompok teroris PYD/PKK telah melakukan 22 serangan roket lintas batas ke pusat kota Kilis serta 30 roket dan satu mortir ke distrik Reyhanli, Hatay, Hassa Kirikhan di Provinsi Hatay yang merupakan daerah penduduk sipil.
Serangan-serangan tersebut menyebabkan lima orang, termasuk 2 warga Suriah tewas dan 73 lainnya termasuk anak-anak mengalami luka-luka.
Fatma Avlar (17) dan seorang pencari suaka Suriah Nader Al Fares (51) meninggal di rumah sakit akibat luka-luka dari serangan roket lintas batas di distrik Reyhanli.
Selain itu, Sebanyak 28 mortir mendarat di daerah sipil di distrik Reyhanli, provinsi Hatay, dua roket mendarat di pinggiran Hassa dan sebuah mortir menyerang Kirikhan.
Seorang staf Perusahaan Distribusi Listrik Turki (TEDAS) Sahin Elitas (30) tewas dalam serangan di Kirikhan, insiden tersebut juga mengakibatkan 51 lainnya luka-luka.
Sementara serangan terhadap distrik Reyhanli merusak 11 rumah dan 15 kantor serta menghancurkan 20 kendaraan.
Tempat ibadah juga menjadi target
Sebelum militer Turki dan Tentara Pembebasan Suriah mengambil alih kendali di Gunung Bursaya yang terletak di utara Suriah, PYD/PKK kerap menggunakan gunung tersebut untuk menargetkan warga sipil di pusat provinsi Kilis dan distrik Azaz di Suriah dengan menggunakan mortir, artileri dan rudal.
Sebanyak 22 roket yang ditembakkan oleh teroris mengenai sebuah masjid, beberapa rumah dan perkampungan di Kilis.
Dalam serangan yang dilakukan oleh teroris dari Afrin ke Kilis, lima rumah, sebuah masjid dan enam kendaraan rusak.
Serangan tersebut mengakibatkan dua warga sipil termasuk seorang pengungsi Suriah tewas dan 22 lainnya luka-luka.
Muzaffer Aydemir (72) dan Tariq Tabbaq (28) tewas semantara enam lainnya cedera saat sebuah roket yang ditembakkan oleh teroris PKY/PKK dari Suriah menyerang Masjid Calik di Kilis sekitar pukul 6.10 waktu setempat (1510GMT) pada 24 Januari lalu.