Muhammad Abdullah Azzam
16 Januari 2018•Update: 17 Januari 2018
Ekip
DAKAR, Senegal
Di Madagaskar, enam anak tewas akibat keracunan daging penyu dan dua bayi meninggal karena keracunan meminum air susu ibu mereka yang mengonsumsi daging yang sama.
Sementara 16 orang lainnya sedang mendapatkan pengobatan intensif karena kasus yang sama.
Menurut media lokal, delapan anak, dua diantaranya adalah bayi tewas akibat keracunan daging penyu di kota Antsiranana di bagian utara Madagaskar. Sedangkan 16 orang lainnya dirawat di rumah sakit.
Penanggung Jawab bidang komunikasi Badan Keamanan Nasional Herilalatiana Andrianarisaona mengatakan, penyu laut di Madagaskar merupakan hewan yang berada di bawah perlindungan dan dilarang untuk dikonsumsi
Banyak pemburu penyu, kata Andrianarisaona, di wilayah tersebut yang melarikan diri setelah banyak orang mengalami keracunan daging hewan itu.
Sejak awal tahun, jumlah korban tewas akibat keracunan konsumsi ikan dan daging penyu di kota Antsiranana telah bertambah menjadi 16 orang.
Pada saat suhu meningkat di Madagaskar di bulan November-Maret, lumut di dasar laut mengeluarkan racun toksin.
Lebih dari 20 spesies ikan memakan lumut beracun di dasar lautan pada bulan-bulan ini. Akibatnya masyarakat yang mengonsumsi hewan laut tersebut akan berisiko tew