Maria Elisa Hospita
04 Maret 2019•Update: 05 Maret 2019
Alaattin Dogru
DAKAR, Senegal
Lebih dari 900 orang meninggal dunia karena wabah campak yang melanda Madagaskar.
Lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat, UNICEF mengungkapkan bahwa selama 3 September 2018 hingga 21 Februari 2019, sebanyak 76.871 orang terinfeksi campak.
Di antara orang-orang yang terinfeksi, 928 telah meninggal, sebagian besar adalah anak-anak.
“Lebih dari 2 juta anak di 25 distrik sudah diimunisasi. Pada Februari, 1,4 juta anak divaksin dan 3,9 juta anak lainnya akan divaksin bulan ini," papar pernyataan itu.
UNICEF juga mengungkapkan bahwa vaksinasi campak yang tidak wajib di Madagaskar membuat pihaknya sulit untuk menjangkau sejumlah besar anak.
Gejala campak ditandai dengan demam, batuk, mata merah, diare, dan ruam kulit.
Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi telinga, kerusakan otak, hingga kematian.