Godfrey Olukya
29 Januari 2018•Update: 30 Januari 2018
Godfrey Olukya
ARU, Democratic Republic of Congo
Seorang pasukan perdamaian asal Pakistan terbunuh, dan satu lagi dalam kondisi terluka parah dalam serangan bersenjata di Democratic Republic of Congo (DRC) Timur, kata pejabat pada Minggu.
Lt. Purutasi Mkosi, pejabat keamanan di Provinsi Kivi Selatan, berkata pada Anadolu Agency bahwa serangan itu terjadi pada Sabtu malam di desa Lulimba.
Menurut Mkosi, pasukan militer DRC sudah mengejar para penyerang, namun nama dari kelompok penyerang itu masih belum jelas.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Pakistas telah mengkonfirmasi kematian anggota pasukan perdamaian mereka.
“Naik Naeem Raza meninggal, sementara Sepoy Bilal mengalami luka. Pasukan penjaga perdamaian Pakistan secara aktif merespon kegagalan pemberontak bersenjata,” kata pernyataan itu.
Sementara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk penyerangan tersebut. Gueterres juga meminta kelompok bersenjata di DRC untuk menghentikan kekerasan dan pembunuhan orang-orang sipil tidak berdosa dan mencari perdamaian untuk menyelesaikan kedukaan mereka.
Dalam beberapa minggu, dua serangan mematikan dilkakukan pada Pasukan Perdamaian PBB di DRC dan membunuh sebanyak 15 orang personil penjaga perdamaian dan lusinan lainnya luka-luka.