Chandni
28 Maret 2018•Update: 29 Maret 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Uji coba mobil self-driving Uber telah dilarang di negara bagian Arizona, Amerika Serikat (AS) setelah salah satu kendaraan otonomnya menabrak dan menewaskan pejalan kaki pekan lalu, Gubernur Arizona mengumumkan pada Senin malam.
"Kami selalu mengutamakan keamanan publik untuk pengujian kendaraan tanpa supir," kata Gubernur Doug Ducey dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Uber.
"Dan harapan saya adalah bahwa keselamatan publik juga menjadi prioritas utama bagi semua orang yang mengendalikan teknologi ini di negara bagian Arizona," tambahnya.
Mobil tanpa supir Uber menabrak Elaine Herzberg pada 18 Maret di Tempe, Arizona saat dia sedang menyeberang jalan. Perempuan berusia 49 tahun itu meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.
Uber kemudian mengumumkan bahwa mobil itu berada dalam mode otonom pada saat kecelakaan terjadi, namun tetap ada personil di belakang kemudi pada waktu kejadian.
Sebuah video yang dirilis oleh Departemen Kepolisian Tempe menunjukkan kendaraan yang dimaksud bergerak dengan kecepatan stabil sebelum menabrak Herzberg, dan tidak memperlambat atau berupaya ganti arah.
Insiden itu tercatat sebagai kecelakaan teknologi self-driving pertama yang merenggut nyawa pejalan kaki.
Sehari setelah insiden itu, Uber mengumumkan menangguhkan uji coba mobil tanpa supir di kota Tempe, Pittsburgh, dan San Francisco, serta di Toronto, Kanada.