Muhammad Abdullah Azzam
04 November 2020•Update: 05 November 2020
Ahmet Gencturk
ANKARA
Armenia terus melanggar gencatan senjata karena pasukan Azerbaijan berhasil memukul mundur serangan dan pendudukan mereka di Karabakh dan mempertahankan keunggulan di medan perang, kata Kementerian Pertahanan Azerbaijan.
Pasukan Armenia menggunakan senjata ringan dan mortir untuk menyerang militer Azerbaijan di wilayah Tovuz, Gadabay, dan Dashkesan, kata kementerian itu pada Selasa dalam sebuah pernyataan.
Mereka juga menolak laporan dari Armenia yang "sepenuhnya salah" tentang situasi militer di garis pertempuran.
"Informasi yang disebarkan oleh pihak Armenia bahwa mereka telah memukul mundur pasukan Azerbaijan di bagian selatan kembali ke posisi sebelumnya tak benar," kata kementerian Azerbaijan dalam pernyataan terpisah.
"Tentara Azerbaijan unggul secara taktis dan tembakan yang lengkap atas musuh di semua area garis depan," sebut otoritas Azerbaijan.
Kementerian Azerbaijan itu juga membantah klaim Armenia bahwa pasukan Azerbaijan telah menyerang warga sipil.
“Informasi yang disebarkan media Armenia bahwa Tentara Azerbaijan diduga menembaki warga sipil lagi di kota Shusha dan Khojavend pagi ini adalah palsu. Tentara Azerbaijan tidak menembaki infrastruktur sipil dan non-militer,” ungkap pernyataan itu.
Menurut pernyataan kementerian Azerbaijan, pasukan Armenia menyerang kota Fizuli dan desa-desa sekitarnya dengan sistem roket artileri Smerch pada Selasa pagi.