Chandni
20 Maret 2018•Update: 20 Maret 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) mulai Senin melarang semua penduduknya dari aktivitas terkait mata uang crypto dari Venezuela, Petro.
Sebuah edaran resmi dari Presiden Donald Trump tidak menyebut Petro dengan nama, namun melarang warga AS terlibat dengan mata uang digital atau koin apapun yang diluncurkan pemerintah Venezuela.
Dalam peraturan itu, Trump mengatakan mata uang itu adalah upaya "menghindari sanksi AS dengan cara meluncurkan mata uang digital dalam proses yang bahkan tidak disetujui oleh parlemen Venezuela".
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menerbitkan Petro mulai Februari lalu di tengah krisis ekonomi yang melanda negaranya, menyusul merosotnya harga minyak dunia.
Seorang pejabat tinggi pemerintahan mengatakan AS memperkirakan edaran resmi yang mereka keluarga akan memiliki pengaruh "minim" terhadap warga Venezuela.
"Karena korupsi dan salah urus oleh pemerintah Venezuela, hampir tidak mungkin warga Venezuela bisa menggunakan mata uang digital Venezuela karena mereka bahkan tidak memiliki mata uang tradisional untuk membeli crypto," kata pejabat itu.
Semua yang membeli atau berinvestasi untuk Petro sebelum pengumuman itu tidak akan dihukum, namun dilarang melanjutkan aktivitas itu, kata seorang pejabat lain.
Sedangkan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengatakan dia menghadiri pertemuan di Argentina untuk "membahas cara meluruskan demokrasi di Venezuela, menghentikan kleptokrasi oleh rezim Maduro, dan mengatasi krisis kemanusiaan yang timbul akibat kebijakan ekonomi Maduro."