Astudestra Ajengrastrı
03 Juli 2018•Update: 04 Juli 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Produser film yang kini menjadi pesakitan, Harvey Weinstein, menghadapi tiga dakwaan pelecehan seksual lagi pada Senin, setelah sebelumnya didakwa dengan tuduhan kejahatan seks dan perkosaan.
Kantor jaksa penuntut Manhattan mengumumkan bahwa panel juri telah menjatuhkan kepada mantan mogul Hollywood ini dakwaan kejahatan seksual karena memaksakan perbuatan seksual kepada wanita ketiga, bersama dengan dua dakwaan serangan seksual.
"Panel Juri Pengadilan Manhattan saat ini mendakwa Harvey Weinstein dengan pasal-pasal kejahatan seksual paling serius yang ada di bawah UU Hukum Pidana New York," kata Jaksa Wilayah Manhattan Cyrus Vance Jr. melalui sebuah pernyataan. "Dakwaan ini merupakan hasil dari keberanian luar biasa yang ditunjukkan oleh para penyintas yang mau membuka pengalaman mereka."
Dakwaan terbaru ini berkaitan dengan insiden yang diduga terjadi pada 2006. Total, Weinstein kini menghadapi enam dakwaan terkait dengan insiden yang terjadi dengan tiga wanita berbeda.
Pengacara Weinstein, Benjamin Brafman, mengatakan kepada media bahwa kliennya akan menyatakan dirinya tidak bersalah atas dakwaan terbaru ini, dan menyebut semua tuduhan ini tak berdasar. Dia juga berharap Weinstein akan segera terbukti tidak bersalah.
Weinstein menyerahkan diri kepada polisi pada Mei setelah didakwa melakukan perkosaan dan sejumlah tuduhan kekerasan seksual lain, sebelum dibebaskan dengan uang jaminan sebesar USD1 juta. Selama ini, dia menyangkal semua tuduhan yang diarahkan kepadanya dan mengaku tak bersalah di depan pengadilan.
Dia didakwa atas tuduhan pemerkosaan, melakukan tindak kejahatan seksual, pelecehan seksual dan perilaku tidak senonoh dalam dua insiden yang melibatkan dua wanita berbeda.
Tuduhan tindakan kejahatan seksual dilaporkan terjadi pada 2004, ketika Weinstein bertemu dengan Lucia Evans yang kala itu berminat menjadi seorang aktris. Dalam wawancara dengan New Yorker, Evans berkata Weinstein memaksanya berhubungan seksual saat mereka seharusnya bertemu untuk pembacaan naskah di kantor Miramax yang berada di Tribeca, Manhattan.
Sementara itu, korban dalam dakwaan perkosaan tidak dibuka identitasnya.
Seluruh dakwaan ini hanya sebagian kecil dari banyak tuduhan lain yang diarahkan kepada Weinstein oleh belasan wanita, termasuk aktris-aktris Hollywood ternama seperti Rose McGowen dan Asia Argento yang kemudian memulai gerakan #MeToo di media sosial, dan mendorong para korban pelecehan seksual untuk berani menceritakan pengalaman pahit mereka.