Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Juni 2019•Update: 28 Juni 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
China menawarkan diri sebagai penjamin untuk perjanjian damai Afghanistan, demikian sebuah pernyataan resmi pada Rabu malam.
Hamdullah Mohib, penasihat keamanan nasional Afghanistan, menerima Deng Xijun, utusan khusus China untuk Afghanistan, di ibu kota Kabul.
Menurut pernyataan dari kantor penasihat keamanan nasional Afghanistan, utusan itu memberi pengarahan kepada Mohib tentang upaya China untuk pembicaraan damai baru-baru ini.
"Dia (Xijun) menegaskan kembali dukungan China untuk proses yang dipimpin dan dimiliki Afghanistan dan menawarkan proposal China sebagai penjamin perjanjian apa pun," tambah pernyataan itu.
Ada sejumlah tanda optimisme dan waspada dari Amerika Serikat dan NATO tentang kemungkinan kesepakatan damai di Afghanistan tahun ini.
Dalam dua hari terakhir, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg serta Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa perjanjian damai komprehensif dengan Taliban berada dalam genggaman.
Hal itu terjadi setelah AS dan Taliban memutuskan untuk mengadakan pembicaraan perdamaian putaran ketujuh akhir bulan ini di Doha, Qatar.
Para pemberontak sejauh ini tidak membagikan pandangan dalam hubungan ini.