17 Juli 2017•Update: 17 Juli 2017
KABUL
Seorang remaja asal Afganistan yang duduk di kursi roda menggambar sketsa dengan hanya menggunakan mulutnya sebagai peringatan percobaan kudeta di Turki, Juli tahun lalu.
Rubaba Mohammedi, 16, sejak lahir tidak bisa menggunakan tangan dan kakinya, namun dapat membuat gambar yang melambangkan perlawanan rakyat Turki terhadap percobaan kudeta, dengan cara menggenggam pensil di antara giginya.
Dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Islam Nasional Afganistan, Mohammedi meminta pejabat partai untuk memastikan gambarnya sampai ke Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Gambar tersebut memperlihatkan sebuah tangan dengan bintang dan bulan sabit Turki pada bajunya yang melindungi pemandangan jalanan yang damai dari serangan peluru.
Peringatan percobaan kudeta 15 Juli yang menewaskan 250 orang dan menyebabkan hampir 2.200 orang luka-luka dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu.
Dilaporkan oleh Sayed Khodaberdi Sadat; Ditulis oleh Nilay Kar.