Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Maret 2019•Update: 06 Maret 2019
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Duta Besar Pakistan untuk Amerika Serikat pada Senin malam mengatakan bahwa ketegangan antara Pakistan dan India telah menurun, tetapi situasinya masih kritis.
Berbicara pada diskusi panel di Institut Perdamaian AS, Asad Majeed Khan mengatakan segera setelah Pakistan menyerahkan pilot India yang ditangkap, dua tentara dan sejumlah warga sipil tewas dalam serangan di titik-titik pemeriksaan perbatasan Pakistan.
Majeed Khan melanjutkan dengan mengatakan bahwa India terus mengancam perdamaian dan keamanan kawasan itu, meskipun Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menekankan bahwa masalah dapat diselesaikan melalui dialog.
"Dalam hal ini, Pakistan akan terus mempertahankan diri," ujar Khan.
Pekan lalu, jet India memasuki wilayah udara Pakistan, mengklaim telah membunuh sejumlah teroris di dalam kamp pelatihan Jaish-e-Mohammad (JEM), sebuah kelompok militan yang mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang menewaskan lebih dari 40 tentara India pada pertengahan Februari.
Pada insiden itu, seorang pilot India ditahan di Pakistan setelah pesawatnya jatuh dalam pertempuran udara dengan jet Pakistan di sepanjang perbatasan yang disengketakan.
Dalam upaya untuk memadamkan ketegangan, Pakistan menyerahkan pilot yang ditangkap ke pihak berwenang India pada Jumat lalu.
Amerika Serikat, Uni Eropa, Turki dan banyak negara lainnya telah mendesak kedua negara untuk menyelesaikan perbedaan melalui dialog.
Kedua negara Asia Selatan itu telah berperang sebanyak tiga kali pada 1948, 1965 dan 1971 - dua di antaranya soal Kashmir - sejak mereka berpisah pada 1947.