Muhammad Abdullah Azzam
02 Oktober 2020•Update: 04 Oktober 2020
Ergin Garip
ISTANBUL
Turki dan Hongaria ingin meningkatkan perdagangan bilateral dengan berfokus tak hanya pada perdagangan tetapi juga pada interaksi budaya antar negara, kata duta besar Hongaria untuk Turki pada Kamis.
“Bagi masyarakat Turki, Hongaria adalah pintu gerbang ke Eropa. Bagi rakyat Hongaria, Turki adalah jembatan antara Timur dan Barat,” kata Dubes Viktor Matis dalam sebuah seminar online.
Dubes Matis mencatat bahwa Turki beberapa tahun lalu akan menjadi salah satu di antara 10 ekonomi terbesar di dunia dan tidak diragukan lagi ini akan terjadi.
“Satu-satunya pertanyaan adalah kapan. Kami pikir ini akan terjadi dalam waktu singkat," sebut dia.
Menekankan peningkatan hubungan bilateral mulai dipercepat pada 2013 ketika Dewan Kerjasama Strategis dibentuk, Matis mengatakan target volume perdagangan bilateral sebesar USD6 miliar.
-Investasi Turki di Hongaria lebih dari USD2,4 miliar
Adnan Polat, kepala Dewan Bisnis Turki-Hongaria, mengatakan berdasarkan sejarah bersama mereka, kedua negara ingin mengembangkan hubungan perdagangan.
Menekankan kepentingan geopolitik negara, Polat mengatakan Hongaria adalah negara yang tepat di tengah Eropa, penerbangan satu setengah jam dari Istanbul, Turki.
Selain itu, kedua negara memberikan insentif yang menggiurkan untuk investasi.
"Ini memiliki pajak perusahaan terendah di Eropa. Eximbank Hungaria juga mendukung investor," lanjut dia.
“Volume perdagangan antara kedua negara sekitar USD1,6 miliar lima tahun lalu dan sebelum pandemi, kami telah meningkatkannya menjadi USD3,6 miliar,” tutur dia.
"Lima tahun lalu, investasi Turki di Hongaria tidak mencapai EUR100 juta [USD118 juta], sekarang telah mencapai lebih dari EUR2 miliar [USD2,4 miliar]," tukas dia.