Ahmet Gürhan Kartal
22 Februari 2022•Update: 24 Februari 2022
LONDON
Rencana Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina "sudah dimulai," kata juru bicara pemerintah Inggris pada Senin.
Pernyataan dari juru bicara resmi Perdana Menteri Boris Johnson datang beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss memperingatkan bahwa invasi Rusia ke Ukraina “tampaknya sangat mungkin.”
Setelah pertemuan dengan Sekertaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Truss mengatakan sekutu NATO "meningkatkan persiapan untuk skenario terburuk."
Juru bicara pemerintah Inggris mengatakan bahwa komentar Truss itu adalah "penilaian kami."
“Informasi intelijen yang kami lihat menunjukkan bahwa Rusia berkeinginan untuk meluncurkan invasi dan rencana Presiden Putin telah dimulai, berlaku,” lanjut dia.
“Kami melihat elemen-elemen dari buku pedoman Rusia yang kami harapkan untuk dilihat dalam situasi tertentu itu mulai dimainkan secara real time,” sebut dia.
Menyebut Inggris bekerja dengan sekutu NATO, dia menekankan laporan intelijen menunjukkan bahwa Rusia masih berniat untuk meluncurkan invasi dan "kami siap untuk bertindak sesuai kebutuhan."
“Tapi, yang terpenting, kami masih berpikir ada jendela untuk diplomasi, seperti yang telah kami lihat dengan diskusi selama akhir pekan, dan kami ingin menjelajahinya,” tukas dia.