Hayati Nupus
30 Maret 2019•Update: 31 Maret 2019
Abdel Rauf Arnaut
YERUSALEM
Pemerintah Israel diperkirakan akan menyetujui pembangunan 4.500 unit pemukiman baru Yahudi di Tepi Barat yang dikuasai pekan depan, ujar Otoritas Penyiaran Israel (IBA) pada Jumat.
Menurut IBA, persetujuan itu diekspektasikan akan ditunda hingga pemilihan Knesset yang dijadwalkan digelar 9 April rampung, jika perselisihan yang tengah berlangsung antara kementerian keuangan dan pertahanan tak dapat diselesaikan.
Saat ini sekitar 650.000 warga Yahudi hidup di lebih dari 100 pemukiman di Tepi Barat yang dikuasai Israel dan Yerusalem Timur.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di sana ilegal.
Palestina, memetakan kedua wilayah ini juga Jalur Gaza untuk menjadi negara Palestina di masa depan.