Maria Elisa Hospita
22 Oktober 2018•Update: 23 Oktober 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Jerman telah meminta mitranya di Uni Eropa untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi, di tengah keraguan atas penjelasan Riyadh mengenai pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Menteri Ekonomi dan Energi Jerman Peter Altmaier mengatakan kepada televisi ZDF bahwa pemerintah Jerman tidak akan menyetujui penjualan senjata baru ke Arab Saudi dan akan mendesak negara-negara anggota Uni Eropa lainnya untuk melakukan hal yang sama.
"Saya percaya bahwa mengadopsi sikap umum Eropa itu penting," tegas Altmaier.
"Karena hanya jika semua negara Eropa bersatu, itu akan berpengaruh pada pemerintah di Riyadh," tambah dia.
Altmaier memperingatkan bahwa keputusan Jerman untuk menghentikan penjualan senjata tidak akan memiliki dampak apapun jika negara-negara lain terus menjualnya ke Arab Saudi.
Dia juga mengatakan penjelasan Riyadh sejauh ini tentang pembunuhan Khashoggi tidak cukup dan masyarakat internasional ingin mengetahui seluruh kebenaran tentang apa yang terjadi padanya.
Khashoggi terakhir terlihat pada 2 Oktober, ketika dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.
Di hari yang sama, 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat negara, tiba di Istanbul dan mengunjungi gedung konsulat itu. Seluruh individu tersebut dinyatakan telah meninggalkan Turki.
Tim penyelidik gabungan Turki-Saudi telah menyelesaikan investigasi kasus ini pada Kamis setelah melakukan penggeledahan di kediaman konsul jenderal, juga di Konsulat Saudi di Istanbul.
Setelah berhari-hari menyangkal mengetahui keberadaannya, Arab Saudi pada Sabtu menyatakan Khashoggi tewas dalam perkelahian di dalam konsulat.