İqbal Musyaffa
11 Januari 2019•Update: 11 Januari 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia mengungkapkan kinerja sektor industri pengolahan pada triwulan IV 2018 berada pada level ekspansi.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan kondisi ini terindikasi dari nilai Prompt Manufacturing Index (PMI) BI sebesar 51,92 persen.
Kemudian dia mengatakan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) triwulan IV 2018 untuk kegiatan usaha dan investasi sektor industri pengolahan juga terindikasi meningkat dengan saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 0,32 persen dan 2,71 persen.
“Peningkatan kinerja industri pengolahan didorong oleh kenaikan volume produksi sejalan dengan pesanan yang meningkat,” ungkap Agusman dalam keterangan resmi, Jumat.
Berdasarkan rincian sub sektor, ekspansi kinerja sektor industri pengolahan menurut dia, terjadi pada sub sektor industri alat angkut, mesin, dan peralatannya.
“Pada triwulan I 2019, kinerja sektor industri pengolahan diperkirakan terus ekspansif,” lanjut Agusman.
Perkiraan ini terindikasi dari PMI BI yang berada pada fase ekspansi dengan indeks yang meningkat menjadi sebesar 54,75 persen.
Dia mengatakan peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan volume produksi.
Sejalan dengan ekspansi PMI BI, SBT kegiatan usaha sektor industri pengolahan triwulan I 2019 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan SBT triwulan sebelumnya.
“Berdasarkan rincian sub sektor, ekspansi kinerja sektor industri pengolahan diperkirakan terjadi pada sub sektor industri makanan, minuman, dan tembakau,” pungkas Agusman.