Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Agustus 2019•Update: 03 Agustus 2019
Alex Jensen
SEOUL
Militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara meluncurkan dua rudal jarak pendek ke perairan terbuka pada Jumat.
Kepala Staf Gabungan menyatakan bahwa rudal-rudal tersebut diluncurkan dengan jarak waktu lebih dari 20 menit dari sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat.
Rudal itu diluncurkan dari wilayah yang sama dengan uji coba sebelumnya pada Rabu dan Kamis.
Pyongyang sebelumnya bersikeras bahwa penembakan pada Rabu tidak melibatkan rudal, melainkan sistem peluncuran roket baru.
Media pemerintah Korea Utara juga sebelumnya memperingatkan bahwa peluncurannya baru-baru ini merupakan peringatan bagi Korea Selatan menjelang latihan militer bersama dengan Amerika Serikat bulan ini.
Namun, Presiden AS Donald Trump tidak begitu mempermasalahkan uji coba rudal jarak pendek Korea Utara, menekankan bahwa Pyongyang telah menahan diri dari peluncuran jarak jauh melalui proses dialog denuklirisasi yang dimulai tahun lalu.
Di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB, Korea Utara dilarang melakukan uji coba rudal balistik.
Masih belum jelas kapan atau apakah AS dan Korea Utara akan melanjutkan pembicaraan tingkat kerja, meskipun Trump sepakat untuk melakukannya dengan Kim Jong-un selama pertemuan mendadak mereka di perbatasan Korea bulan lalu.