Pizaro Gozali İdrus
28 Maret 2019•Update: 29 Maret 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Malaysia mengecam keras serangan berkelanjutan Israel di Gaza usai roket warga Palestina menghantam sebuah rumah di Tel Aviv, lansir Bernama pada Kamis.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan Malaysia harus memprotes serangan teroris yang dilakukan Israel terhadap Gaza.
“Pembalasan yang mereka (Israel) lakukan tentu akan lebih buruk daripada apa yang telah menimpa Israel. Itulah cara Israel, mereka bahkan lebih teror daripada teroris lainnya,” ujar Mahathir.
Mahathir meyakini Israel selalu melakukan tindakan lebih keras jika menghadapi serangan.
“Kami tentu harus memprotes tindakan seperti itu, meskipun kami sendiri percaya bahwa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah di sana,” tukas Mahathir.
Menteri pekerjaan umum Palestina pada Selasa malam mengatakan sebanyak 500 rumah di Jalur Gaza rusak oleh serangan udara terbaru Israel.
"Dalam serangan udara Israel terhadap Gaza, 30 rumah hancur total dan 500 rumah rusak," kata Mufeed al-Hasayneh dalam sebuah pernyataan.
Hamas pada Senin malam mengumumkan bahwa Mesir telah berhasil mengamankan gencatan senjata antara Israel dan faksi-faksi yang berbasis di Gaza.
Namun, baik Israel maupun Mesir tidak secara resmi mengkonfirmasi pengaturan gencatan senjata itu.