Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Juni 2019•Update: 10 Juni 2019
Walid Abdullah
TRIPOLI
Pesawat-pesawat tempur yang berafiliasi dengan pasukan pemberontak pimpinan Khalifa Haftar melancarkan serangan udara di kota Zawiya, sebelah barat Tripoli, pada Minggu, menurut sumber militer setempat.
Serangan itu menargetkan bengkel pandai besi di sebelah timur kota.
Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Pada April, Komandan Khalifa Haftar melancarkan kampanye besar untuk menangkap Tripoli, tempat Pemerintah Pusat Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB berkantor pusat di Gavi.
Setelah lebih dari sebulan bertempur di pinggiran Tripoli, kampanye Haftar gagal mencapai misi utamanya.
Namun demikian, pasukannya tetap dikerahkan di beberapa daerah di sekitar ibu kota.
Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.