Maria Elisa Hospita
28 Desember 2018•Update: 28 Desember 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pimpinan militer Pakistan dan Amerika Serikat bertekad menemukan solusi politik untuk mengakhiri perang di Afghanistan yang telah berlangsung selama 17 tahun.
Komandan Misi Dukungan Tegas NATO di Afghanistan Jenderal Austin Scott Miller mengunjungi markas besar Angkatan Darat Pakistan di Kota Rawalpindi di mana dia bertemu dengan Panglima Komando Angkatan Darat Pakistan Jenderal Qamar Javed Bajwa.
"Selama pertemuan itu, masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama dibahas, khususnya keamanan regional dan proses rekonsiliasi Afghanistan yang sedang berlangsung," kata media militer Pakistan, ISPR.
Kedua pemimpin militer tersebut menyatakan pentingnya resolusi politik untuk Afghanistan dan menekankan bahwa hanya proses inklusif dari dan oleh Afghanistan yang dapat merealisasikan perdamaian di Asia Selatan.
Mereka juga menegaskan kembali perlunya upaya berkelanjutan untuk melawan teroris dan manajemen perbatasan yang efektif.
Bajwa meyakinkan jenderal AS itu bahwa negaranya berkomitmen dalam upaya perdamaian Afghanistan.
Komandan tinggi AS di Afghanistan mengunjungi Pakistan setelah perundingan intensif antara negosiator perdamaian AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad dan Taliban pekan lalu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Pejabat dari Pakistan, Arab Saudi, dan UEA juga berpartisipasi dalam perundingan tersebut.
Awal bulan ini, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan bahwa negaranya membantu AS membawa Taliban ke meja perundingan.
"Pakistan telah membantu dialog antara Taliban dan AS di Abu Dhabi. Mari kita berdoa agar ini mengarah ke perdamaian dan mengakhiri penderitaan rakyat Afghanistan yang sudah berlangsung hampir tiga dekade " cuit Khan.
Presiden AS Donald Trump telah meminta bantuan Islamabad untuk menjadi mediator perundingan awal bulan ini.
Pakistan telah memperantarai perundingan putaran pertama antara pemerintah Afghanistan dan Taliban di Islamabad pada Juli 2015. Namun, proses itu terganggu ketika Taliban mengumumkan kematian mantan pemimpin mereka Mullah Omer.