Surya Fachrizal Aprianus
28 April 2018•Update: 29 April 2018
Yusuf Sahbaz, Ramazan Ercan dan Esber Ayaydın
IZMIR, Turki
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim pada Jumat malam mengatakan, keberadaan organisasi teroris PKK di Manbij - utara Suriah - adalah ancaman bagi Turki.
"Bagi kami, kehadiran PKK di Manbij adalah ancaman, masalah keamanan, dan harus benar-benar diselesaikan," katanya.
Kata Yildirim Turki ingin PKK dan cabangnya di Suriah - PYD dan YPG - meninggalkan Manbij dan menyerahkan wilayah itu untuk penduduk aslinya yakni etnis Arab, etnis Turkmen dan etnis-etnis lain di sana.
"PKK membuat sengsara penduduk Manbij. Kami mengatakan kepada AS bahwa kawasan ini harus dibersihkan dari teroris. Jika mereka tidak melakukan itu, kami akan lakukan apa yang diperlukan,” katanya Yildirim.
Yildirim menambahkan, dia berharap operasi Afrin lain tidak akan diperlukan di Suriah.
"Karena AS, Rusia, dan pasukan koalisi lain juga ada di sana. Kami tidak ingin membuat ketegangan internal dalam NATO. Itu sebabnya kami ingin selesaikan masalah ini dengan AS. Tapi bagi kami, keberadaan PKK di Manbij adalah ancaman dan masalah keamanan yang harus dituntaskan dengan cara apa pun yang perlu,” kata Yildirim menjelaskan.
PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - melanjutkan kampanye bersenjata melawan Turki pada Juli 2015.
Sejak itu, PKK bertanggung jawab atas kematian lebih dari 1.200 personel keamanan Turki dan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pada Jumat, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan ingin bekerjasama dengan AS untuk memberantas kelompok YPG/PKK dari Manbij.
"Kami akan menerapkan model Manbij ini di bagian lain Suriah, terutama timur Sungai Eufrat, jika rancangan rencana ini disepakati. Dengan itu, kami akan mengambil langkah bersama pada masalah yang menyebabkan ketegangan dalam hubungan bilateral," kata Cavusoglu.
Dalam wawancara dengan Anadolu Agency pada Maret, Cavusoglu mengatakan jika rencana itu gagal, Ankara secara sepihak akan mengambil langkah-langkah untuk "menghilangkan" YPG/PKK dari perbatasan Suriah.
Pada hari Jumat, Cavusoglu mengingatkan bahwa AS telah berjanji untuk tidak memberikan senjata kepada kelompok teroris YPG dan akan menarik pasukan Amerika dari Manbij. Cavusoglu mengatakan Turki akan bekerja dengan AS di Manbij.
- Turki hancurkan impian para pendukung teror
Pada Jumat pagi Yildirim menghadiri upacara pemotongan pita di kampus perusahaan asuransi Allianz di provinsi Izmir.
Pada acara itu ia mengatakan Turki sedang memberi pelajaran kepada pihak - pihak yang sedang memecah belah persatuan di kawasan sekitar Turki.
Kata Yildirim, beberapa negara yang selama ini dinilai sebagai teman oleh Turki, mencoba membuat kepungan kelompok teror atas Turki dengan menggunakan perbatasan Suriah dan Irak.
Tetapi mereka salah perhitungan, kata Yildirim. Dengan operasi lintas-perbatasan - Operasi Perisai Eufrat dan Operasi Ranting Zaitun - Turki memotong kepungan tersebut dan menghancurkan impian mereka.
Pada 20 Januari tahun ini, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membersihkan kelompok teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin, satu wilayah di barat laut Suriah.
Pada 18 Maret militer Turki bersama pasukan oposisi Suriah menguasasi Afrin yang telah menjadi persembunyian utama YPG/PKK sejak 2012 itu.
Operasi lintas batas Turki lainnya, Operasi Perisai Eufrat dilakukan dari Agustus 2016 hingga akhir Maret 2017 untuk mendukung pasukan koalisi dan menghilangkan ancaman teror di sepanjang perbatasan Turki.