Maria Elisa Hospita
18 Februari 2019•Update: 19 Februari 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Ratusan penumpang terlantar di bandara di seluruh Eropa pada Minggu setelah maskapai penerbangan Inggris Flybmi menghentikan operasinya.
Sebelumnya, pada Jumat, perusahaan itu menyatakan diri bangkrut dengan menyalahkan ketidakpastian Brexit, kemudian membatalkan ratusan penerbangan.
Maskapai ini melayani lebih dari 600 penerbangan ke 25 destinasi setiap minggunya.
Menurut laporan BBC, para penumpang diberi tahu tentang pembatalan itu melalui pesan teks.
Pesan teks itu berbunyi: "PENTING. Pesan penting bagi pelanggan Flybmi. Seluruh penerbangan dibatalkan. Silakan kunjungi www.flybmi.com untuk penjelasan lebih lanjut. Terima kasih."
Meskipun perusahaan yang memiliki 376 karyawan itu menjadikan Brexit sebagai alasannya, tetapi sumber dari pemerintah Inggris menyebutkan ada banyak alasan lain yang memicu Flybmi untuk menghentikan operasinya.