Muhammad Abdullah Azzam
02 Desember 2019•Update: 03 Desember 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu
IDLIB, Suriah
Setidaknya 11 orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan rezim Assad ke zona eskalasi Idlib, Suriah.
Badan pertahanan sipil Suriah pada Senin melaporkan pasukan rezim Bashar al-Assad menyerang pasar-pasar di dua distrik di dalam wilayah gencatan senjata Idlib.
Pesawat-pesawat tempur rezim Assad melancarkan serangan udara ke desa-desa di distrik Marratinnuman dan Serakib di selatan Idlib.
Menurut laporan awal, setidaknya 10 warga sipil tewas akibat serangan di Marratinnuman, sementara satu lainnya tewas di distrik Serakib.
Tim Pertahanan Sipil masih melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan serta pengangkatan puing-puing bangunan di tempat kejadian.
Di sisi lain, pesawat tempur Rusia juga melancarkan serangan udara ke desa Kefer Sajnah dan Hiraki di selatan Idlib sejak Senin pagi, ungkap observatorium pesawat milik pasukan oposisi.
Serangan pasukan rezim Assad, kelompok teroris asing dukungan Iran dan Rusia sejak awal Oktober lalu menyebabkan hampir 50.000 warga sipil terpaksa meninggalkan rumah mereka di Zona De-eskalasi Idlib.
Pada 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Sejak itu, lebih dari 1.300 warga sipil tewas dalam serangan rezim dan pasukan Rusia di zona de-eskalasi.
Sekitar satu juta orang terpaksa meninggalkan daerah rawan konflik di distrik itu dan mulai berlindung di daerah yang lebih aman di bagian utara kota yang berbatasan dengan Turki.
Saat ini, ada lebih dari 3,6 juta warga Suriah berlindung di Turki. Mereka berharap bisa kembali ke tanah airnya.