Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
06 Januari 2020•Update: 06 Januari 2020
Andrew Wasike
NAIROBI, Kenya
Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM) pada Minggu mengkonfirmasi bahwa seorang tentara dan dua kontraktor Departemen Pertahanan Amerika Serikat terbunuh ketika militan al-Shabaab menyerbu pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Kenya dan AS di wilayah Lamu, dekat perbatasan Kenya dengan Somalia.
"Selama serangan oleh al-Shabaab, kelompok afiliasi al-Qaeda di Afrika Timur, satu anggota layanan AS dan dua kontraktor Departemen Pertahanan terbunuh di Pangkalan Militer Angkatan Pertahanan Kenya di Teluk Manda, Kenya,” kata AFRICOM dalam sebuah pernyataan.
AS mengatakan dua anggota Departemen Pertahanan terluka dan saat ini berada dalam kondisi stabil dan sedang dievakuasi.
Komandan AFRICOM Jenderal Angkatan Darat AS Stephen Townsend mengatakan bahwa nama orang yang tewas dan terluka tidak akan diumumkan sampai keluarga mereka diberi tahu.
"Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan teman-teman rekan satu tim kami yang kehilangan nyawa mereka hari ini," kata Townsend dalam rilis berita.
“Bersama mitra Afrika dan internasional, kami akan mengejar mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini dan al-Shabaab yang berupaya untuk merusak kepentingan AS. Kami tetap berkomitmen untuk mencegah al-Shabaab mempertahankan posisi yang aman untuk merencanakan serangan mematikan terhadap tanah air AS, Afrika Timur, dan mitra internasional,” kata Townsend dalam sebuah rilis berita.
Serangan yang terjadi sebelum fajar itu melibatkan tembakan senjata kecil dan tidak langsung.
Pasukan pertahanan Kenya mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menghalau serangan itu dan menewaskan empat militan.
AFRICOM mengkonfirmasi bahwa ada kerusakan pada infrastruktur dan peralatan lainnya, mencatat bahwa laporan mengindikasikan enam pesawat sipil yang dioperasikan oleh kontraktor rusak sampai tingkat tertentu.
Pemerintah Somalia mengutuk keras serangan tersebut.