Megiza Soeharto Asmail
15 Agustus 2018•Update: 15 Agustus 2018
Megiza Asmail
JAKARTA (AA) – Penasihat Presiden Palestina, Mahmoud Sudqi Al-Habbash, mengungkapkan kondisi di perbatasan negaranya kian menegangkan dan semakin menyusahkan masyarakat Palestina.
Serangan yang dilakukan Israel, kata Al-Habbash, sengaja dilakukan terus-menerus dengan tujuan untuk menyulitkan kehidupan warga Palestina.
“Para zionis Israel menyerang dengan tujuan menghilangkan data-data warga Palestina, agar semuanya menjadi milik Israel,” kata dia didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhari Al Shun, di Jakarta, Rabu.
Meski Israel terus menggempur wilayah Palestina, Al-Habbash mengatakan, warga Palestina terus berusaha untuk menunjukkan keberadaannya. Dia berujar, hingga kini sudah lebih dari 600ribu warga Israel yang mendirikan permukiman di tanah Palestina
“Untuk diketahui, yang mereka bangun itu perumahan tidak resmi dan itu sangat ditolak. Namun pihak Israel sekali lagi tidak perduli dengan hal itu dan terus membombardir dan memindahkan warga Israel ke tanah Palestina,” ujar Al-Habbash.
Tidak hanya menyerobot tanah, keinginan Israel untuk menguasai tanah Palestina juga membuat warga Palestina kesulitan untuk beribadah di Masjid. “Terutama di Al Quds. Lebih dari 5 juta warga Palestina kesulitan untuk mencapai masjid dan solat,” tutur dia.
Untuk daerah Gaza dan Tepi Barat, kata Al-Habbash, adalah dua daerah yang terus berusaha direbut Israel dengan menciptakan peraturan-peraturan di masing-masing daerah.
Namun, pemerintah Palestina juga terus berusaha untuk membuat daerah tersebut punya kekuatan penuh agar tetap tercipta negara Palestina yang merdeka. “Warga Palestina terlihat tidak bisa berbuat banyak, tapi sebenarnya kami tetap berusaha agar Palestina menjadi negara,” imbuh Al-Habbash.
Dengan kondisi itu, Palestina meminta dukungan dalam segala bentuk termasuk bantuan moral kepada negara-negara Islam di dunia, termasuk dari Indonesia.
“Sekali lagi, pemerintah Palestina menyampaikan penghargaan atas perhatian dan kasih sayang yang diberikan Indonesia kepada Palestina. Dan kami sangat yakin Indonesia akan terus membantu untuk menciptakan Palestina sebagai negara yang merdeka,” ujar Al-Habbash.