Rıskı Ramadhan
13 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Sinan Uslu
ANKARA
Angkatan Bersenjata Turki pada Selasa mengumumkan bahwa pusat kota Afrin di barat laut Suriah, telah dikepung sejak Senin sebagai bagian dari Operasi Ranting Zaitun yang dipimpin Turki.
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Staf Umum Turki menyatakan bahwa pusat kota Afrin telah dikepung sejak Senin sebagai hasil dari operasi melawan terorisme yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut menambahkan, daerah-daerah yang sangat penting juga telah berhasil direbut.
Sebanyak 3.393 teroris telah dilumpuhkan sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun, kata militer Turki dalam sebuah pernyataan pada Selasa pagi.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris YPG/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Afrin menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut kepada kelompok teror tanpa pertempuran pada Juli 2012 silam.