Chandni
30 April 2018•Update: 01 Mei 2018
SRINAGAR, Jammu Kashmir
Tiga anggota paramiliter India dipecat sementara setelah seorang perempuan 24 tahun menuduh salah satu dari mereka memperkosa dirinya di kamp militer dekat kota Jammu, kata pihak berwenang pada Minggu.
Menurut kantor berita Press Trust of India, perempuan itu menyampaikan keluhannya pada Sabtu di mana dia mengatakan sempat tersesat dalam perjalanan ke rumah saudara. Ketiga pria itu mencegat perempuan itu dan membawanya ke kamp personel pasukan CRPF dengan dalih ingin membantunya.
Perempuan itu mengatakan salah satu personel memperkosanya dan seorang lagi merekamnya dengan telepon genggam, menurut kantor berita itu.
"Tiga personel CRPF ditangguhkan dari jabatan mereka sehubungan dengan insiden ini sementara kami menyelidiknya," kata juru bicara CRPF Ashish Kumar Jha kepada media pada Minggu.
Jha mengatakan perempuan itu melaporkan insiden ke polisi setelah salah satu prajurit mengunggah video pemerkosaannya ke media sosial.
Sebelumnya pada bulan ini, protes massal terjadi di seluruh India sebagai respon terhadap kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis delapan tahun di Jammu Kashmir.
Kashmir, wilayah Himalaya dengan mayoritas peduduk Muslim, terbagi menjadi area yang diduduki India dan Pakistan, serta sebagian kecil diduduki Tiongkok.
India dan Pakistan telah berperang 3 kali – pada 1948, 1965 dan 1971 – sejak berpisah pada 1947, dua pertempuran itu terkait Kashmir. Kelompok pemberontak di Jammu dan Kashmir terus berjuang untuk kemerdekaan dari kuasa India, atau untuk bergabung dengan Pakistan.
Lebih dari 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu sejak 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta tentara di area yang disengketakan itu.