Maria Elisa Hospita
10 Juli 2018•Update: 10 Juli 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin mencerca rekan-rekan NATO-nya, saat aliansi itu mempersiapkan sebuah hal yang dapat menimbulkan ketegangan dalam pertemuan puncak akhir pekan ini.
Trump mengatakan bahwa aliansi itu terlalu bergantung pada anggaran pertahanan Amerika.
"Amerika Serikat menghabiskan jauh lebih banyak untuk NATO daripada negara lainnya. Ini tidak adil, juga tidak dapat diterima. Sementara negara-negara ini telah meningkatkan kontribusi mereka sejak saya menjabat, mereka harus melakukan lebih banyak lagi," kata Trump lewat Twitter-nya, sambil mengklaim bahwa aliansi itu jauh lebih menguntungkan Eropa ketimbang AS.
"AS membiayai 90% anggaran NATO, sementara banyak negara hanya memenuhi 2% komitmen mereka," tandas Trump.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, dia berharap jumlah negara yang memenuhi komitmen itu akan bertambah menjadi delapan negara tahun ini, dan 15 dari 29 anggotanya dapat melampaui target pada 2024.
Trump sejak lama mempermasalahkan ketidakseimbangan itu, dan mencaci-maki ketidakadilan itu di hadapan publik.
Pada Selasa, dia bertolak dari Washington untuk kunjungan ke empat negara, salah satunya ke Belgia, di mana para pemimpin NATO akan berkumpul 11-12 Juli. Setelah pertemuan puncak itu, dia akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki, Finlandia, pada 16 Juli.
Keduanya diperkirakan akan membahas sanksi AS ke Moskow terkait aneksasi Rusia atas Semenanjung Krimea dan dukungan bagi gerakan separatis di Ukraina Timur, sekaligus masalah latihan militer AS di Eropa.
Pertemuan yang akan digelar pekan depan itu adalah tatap muka Trump-Putin yang ketiga kalinya sejak Trump menjabat sebagai presiden Amerika.