Diyar Güldoğan
07 Mei 2026•Update: 07 Mei 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump optimistis kesepakatan dengan Iran dapat diselesaikan dalam waktu “sepekan”, menurut pembawa acara Fox News Bret Baier pada Rabu.
Baier mengatakan Trump menyampaikan optimisme tersebut dalam percakapan telepon singkat yang baru saja mereka lakukan.
“Saya baru berbicara lewat telepon dengan presiden beberapa saat lalu. Dia optimistis terhadap kesepakatan ini, memorandum kesepahaman ini, dan yakin hal itu akan menghasilkan perkembangan lebih lanjut,” kata Baier dalam siaran langsung Fox News.
Ia mengatakan Trump bersikap “optimistis dengan hati-hati” terhadap proses negosiasi tersebut.
“Saya bertanya soal kerangka waktunya dan dia memperkirakan semuanya bisa dirampungkan dalam waktu sepekan,” ujar Baier.
Menurut dia, “bagian paling penting” dalam kesepakatan itu adalah mengeluarkan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi dari Iran dan memastikan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka.
Sebelumnya pada Rabu, Trump mengatakan Iran ingin bernegosiasi dan mencapai kesepakatan.
“Kami membuat kemajuan sangat baik terkait Iran. Semuanya berjalan sangat lancar dan kita lihat nanti hasilnya. Mereka ingin membuat kesepakatan, mereka ingin bernegosiasi,” kata Trump di Gedung Putih.
Ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan Teheran terhadap Israel dan sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, serta penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen. Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditentukan.
Sejak 13 April, Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz.
Trump pada Selasa mengumumkan militer Amerika Serikat akan menghentikan sementara “Project Freedom” untuk memulihkan kebebasan navigasi kapal komersial di Selat Hormuz, sementara blokade Amerika Serikat disebut tetap “berlaku penuh dan efektif”.