Chandni
28 Maret 2018•Update: 29 Maret 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg akan memberikan testimoni kepada Kongres AS terkait kebocoran data massal yang tengah mereka hadapi, menurut laporan media pada Senin.
Sumber dalam mengatakan Zuckerberg akan memberikan testimoni itu "dalam beberapa pekan" sementara perusahaannya sedang mencari strategi terbaik untuk pernyataan itu, lapor CNNMoney.
Kesediaan CEO itu bisa menjadi contoh bagi eksekutif-eksekutif di Google dan Twitter agar ikut menjawab panggilan Kongres.
Ketua Komite Kehakiman Senat Chuck Grassley pada Senin resmi mengundang Zuckerberg, CEO Google Sundar Pichai dan CEO Twitter Jack Dorsey ke sidang pada 10 April perihal kebocoran data dan privasi pengguna.
Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) juga mengumumkan mereka sedang menyelidiki Cambridge Analytica yang menggunakan informasi pribadi 50 juta pengguna Facebook tanpa persetujuan.
Sebelumnya, anggota parlemen Inggris juga meminta Zuckerberg untuk bersaksi London, tetapi CEO itu mengatakan dia akan mengirim wakilnya ke Inggris.
Saham Facebook lesu pada Selasa setelah Zuckerberg dilaporkan akan bersaksi.
Harga saham mereka jatuh ke level USD 154,80 per saham pada pukul 12.30 EST dan mengalami kerugian harian sebesar 3,2 persen. Nilai saham Facebook turun 16,3 persen sejak 19 Maret, hari perdagangan pertama setelah kebocoran data dilaporkan.
Saham Twitter dan Alphabet, perusahaan induk Google, juga turun masing-masing sebesar 9 persen dan 1,7 persen pada Selasa.