İqbal Musyaffa
20 Juni 2019•Update: 21 Juni 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia menjelaskan aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri dalam bentuk SBN, saham, dan SBI masih cukup baik.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mejelaskan secara year to date aliran modal asing yang masuk sebesar Rp120,4 triliun.
Jumlah tersebut terdiri dari aliran modal yang masuk ke dalam surat berharga negara (SBN) sebesar Rp69,1 triliun, saham Rp57,5 triliun, dan sisanya masuk ke dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
“Ini secara keseluruhan sejalan bahwa persepsi positif terhadap ekonomi Indonesia dan daya tarik imbal hasil investasi di Indonesia masih menarik,” jelas Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Daya tarik investasi tersebut membuat alira modal dalam bentuk investasi portofolio terus berlanjut dan ada juga aliran modal asing masuk dalam bentuk penanaman modal asing ke berbagai korporasi.
Meski begitu, BI masih mewaspadai dampak dari peningkatan tensi perang dagang yang memicu ketidakpastian di pasar keuangan global sehingga mendorong aliran modal keluar dari negara-negara berkembang ke negara maju.
“Perkembangan ekonomi dunia ini memberikan tantangan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga arus modal asing masuk,” imbuh Perry.