Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah mendukung pengembangan startup (perusahaan rintisan) hingga mampu menjelma menjadi unicorn melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Sebagai informasi, unicorn adalah startup yang memiliki valuasi di atas USD1 miliar. Menteri Keuangan mengatakan pengembangan kualitas SDM adalah upaya pemerintah pada level hulu untuk bisa menghasilkan lebih banyak lagi unicorn di Indonesia.
Saat ini Indonesia memiliki 4 startup yang masuk ke dalam kategori unicorn. Menteri Sri mengatakan startup unicorn di Indonesia dilahirkan oleh orang-orang yang memiliki pendidikan tinggi.
“Jadi kita perlu semakin meningkatkan kapasitas SDM dengan suatu kurikulum yang mampu membuat mereka menjadi pionir yang inovatif. Pengembangan SDM menjadi prioritas,” jelas dia saat ditemui di Jakarta, Senin.
Menurut Menteri Sri, prioritas tersebut bukan hanya melalui alokasi 20 persen anggaran APBN untuk pendidikan, tetapi juga dengan upaya peningkatan kualitas di sekolah dan universitas.
“Kita sudah berbicara dengan beberapa rektor seperti ITB, UGM, dan UI untuk membuat universitas di Indonesia menjadi pusat pengembangan SDM selain juga melalui pendidikan vokasi,” lanjut dia.
Dia juga menambahkan pemerintah juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga riset untuk membantu peningkatan riset dan pengembangan (research and development).
“Kita sudah merintis bersama Kemenristekdikti untuk mengidentifikasi jumlah anggaran research dan siapa yang melakukan sehingga mungkin kami bisa melakukan pemihakan belanja,” tambah Menteri Sri.
Menteri Sri menambahkan anggaran riset dan pendidikan bisa dilakukan seperti pada LPDP melalui dana hibah (endowment fund) atau beasiswa.
“Sekarang kita sedang memikirkan seperti yang disampaikan Presiden melalui endowmemt fund di bidang R and D. Bentuknya seperti apa dan institusi yang akan menerima,” ujar Menteri Sri.
Menteri Sri juga menjelaskan tidak mungkin apabila pengembangan startup menjadi unicorn hanya dilakukan di Jakarta dan Jawa saja. Presiden menyampaikan agar pengembangan start up bisa merata.
“infrastruktur untuk konektivitas ekonomi digital, itu harus dilakukan,” tegas dia.
Menurut dia, pemerintah sedang dalam proses pembangunan koneksi internet secara menyeluruh sehingga seluruh wilayah Indonesia bisa terhubung dengan internet.
“Kita menggunakan skema kerja sama pemerintah-badan usaha karena kalau dengan anggaran APBN saja, tidak akan cukup sesuai dengan prioritas kebutuhan APBN yang banyak,” jelas Menteri Sri.
Menteri Sri melanjutkan pengembangan startup juga dilakukan melalui instrumen perpajakan bekerja sama dengan industri.
“Kerja sama ini untuk bisa melihat kebutuhan mereka (startup) dari sisi fasilitas dan bentuk support apa yang diinginkan,” tambah dia.
Dia menjelaskan banyak yang memiliki ide untuk membangun startup, namun tidak semuanya mampu bertahan.
“Pada saat mereka masuk komersialisasi, di sinilah dukungan dibutuhkan,” pungkas Menteri Sri.
news_share_descriptionsubscription_contact


