Erric Permana
26 September 2018•Update: 27 September 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo mengakui telah menerima surat pengunduran diri Din Syamsuddin dari Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban.
"Iyah jadi kemarin sore saya sudah menerima surat dari prof Din Syamsuddin," ujar Joko Widodo di pada Rabu.
Presiden pun mengaku menghormati keputusan Din Syamsuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Beliau tentu sudah banyak pertimbangan... untuk mundur dari jabatan itu," tambah Joko Widodo.
Mantan Gubernur DKI itu menyebut mundurnya Din Syamsuddin karena keputusannya untuk tetap netral dalam Pemilu 2019.
"Karena mungkin pertimbangan yang bersifat politis, beliau ingin di berada di tengah," tambah dia.
Presiden segera menunjuk pengganti Din Syamsuddin dalam waktu dekat ini. Dia juga memastikan lembaga tersebut masih dibutuhkan dan tidak akan dibubarkan.
"Secepatnya saya akan tunjuk penggantinya, kalau bisa hari ini atau besok," pungkas dia.