Erric Permana
07 Mei 2018•Update: 07 Mei 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah Indonesia bakal terus menggalang dukungan dari negara-negara lain untuk kemerdekaan Palestina, salah satunya meminta dukungan Tiongkok untuk tidak memindahkan kedutaan besarnya ke ibu kota Israel, Yerusalem.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Tiongkok Lie Keqiang, Senin, Presiden Indonesia Joko Widodo meminta Tiongkok tidak mengikuti keputusan Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem.
“Kita dorong terus dalam hal yang sangat kritikal ini menjalin networking yang kuat untuk dukungannya, dan meminta negara lain untuk tidak mengikuti keputusan Amerika,” ujar Menteri Retno di Istana Bogor, Jawa Barat.
Menurut dia, Pemerintah Tiongkok sepakat memenuhi permintaan Indonesia untuk tidak memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.
“So far dia tidak akan memindahkan,” tambah Menteri Retno.
Sesuai dengan kebijakan luar negeri Pemerintah Indonesia, Presiden Joko Widodo juga akan terus mendorong dan menjalin komunikasi dengan negara lain untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Sebelumnya, Perdana Menteri Lie Keqiang melakukan lawatan resmi ke Indonesia untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi kedua negara.
PM Lie Keqiang diterima di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Senin pagi dan bersama-sama Presiden Joko Widodo melakukan penanaman pohon serta menikmati jamuan makan siang bersama.
"Saya tadi juga meminta dukungan Tiongkok untuk perjuangan bangsa Palestina," ujar Presiden Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, kepada wartawan usai pertemuan.