02 Agustus 2017•Update: 03 Agustus 2017
RAMALLAH, Palestina
Pemerintah Palestina berencana untuk reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Belum ada kepastian mengenai tanggal reshuffle,” kata juru bicara pemerintah Tarek Rishmawi kepada Anadolu Agency, Selasa.
Ia mengatakan konsultasi tengah berlangsung antara Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Rami Hamdallah.
Majed Fetyani, anggota kelompok Fatah Abbas meminta gerakan Hamas yang menguasai Jalur Gaza, untuk mengizinkan wewenang pemerintah Ramallah di wilayah tersebut.
“Saat ini Hamas memegang peran besar untuk mengurangi kerenggangan,” tambah Rishmawi.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari Hamas mengenai komentar Fetyani tersebut.
Hamdallah diangkat sebagai perdana menteri pada 2013 dan ditugaskan untuk membentuk pemerintahan baru pada Mei 2014.
Pada tahun 2014, Hamas dan Fatah menyepakati untuk membentuk pemerintah persatuan untuk mengawal proses legislatif Palestina dan pemilihan umum presiden. Namun, pemerintah persatuan sejauh ini gagal mengambil alih pemerintahan sipil di Gaza karena perbedaan besar antara kedua faksi.