25 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
ANKARA
Polisi menangkap 28 terduga sebagai bagian dari investigasi Organisasi Teroris Fetullah (FETO) yang tengah berlangsung, kata sumber kepolisian.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kejaksaan Umum di Ankara telah mengeluarkan surat penangkapan untuk 81 orang yang diduga menggunakan aplikasi ByLock.
ByLock adalah aplikasi mobile yang diduga digunakan oleh anggota-anggota FETO selama percobaan kudeta 15 Juli 2016. Aplikasi ini diyakini telah diretas oleh badan keamanan Turki, yang memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi puluhan ribu pendukung FETO.
Penangkapan di seluruh negeri dilakukan setelah polisi melaksanakan operasi berbasis di Ankara terhadap FETO di 13 provinsi.
Menurut seorang pejabat kepolisian, para terduga bekerja di sekolah-sekolah dan institusi-institusi pendidikan swasta terkait FETO.
Turki menuding FETO sebagai dalang di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintah melalui infiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan kejaksaan.
FETO dan pimpinannya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta 15 Juli 2016, yang menewaskan 250 orang dan menyebabkan hingga 2.200 orang luka-luka.
Dilaporkan oleh Aylin Sirikli; Ditulis oleh Ahmet Furkan Mercan