Muhammad Nazarudin Latief
02 Mei 2019•Update: 02 Mei 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Pemerintah berhasil memulihkan 111 dari 161 gardu distribusi listrik yang padam setelah bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Bengkulu.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan, Tim Inspektur Ketenagalistrikan dan tim siaga bencana PT PLN terus memulihkan kondis kelistrikan di Bengkulu.
Selain itu, PLN juga sudah memulihkan dua unit penyulang.
“PLN mengerahkan 230 personil terdiri dari 170 petugas Pelayanan Teknik dari PLN serta 60 personil teknis mitra kerja ke lokasi-lokasi jaringan listrik yang terkena banjir,“ ujar Agung, dalam saran persnya, Kamis.
Menurut dia, ada sekitar 7 ribu lebih warga terdampak banjir sudah bisa mendapatkan akses listrik.
Sedangkan 4 ribu lainnya masih mengalami proses pemadaman secara parsial di beberapa lokasi, kata Agung.
Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan untuk mempercepat pemulihan, banjir di Bengkulu ditangani oleh beberapa pihak, yaitu PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu bersama PLN Unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Selatan.
PLN berhasil memulihkan sekitar 70,42 persen layanan untuk pelanggan dengan jumlah sekitar 7.076 pelanggan.
“Masih ada 2.768 pelanggan lagi yang belum menyala listriknya, terbanyak di wilayah Kepahiyang sebanyak 2.112 pelanggan,” ujar Agung.