Pizaro Gozali Idrus
12 Agustus 2020•Update: 13 Agustus 2020
JAKARTA
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Rabu menyampaikan nama partai barunya yakni Pejuang.
Mahathir membuat pengumuman tersebut dalam sebuah posting di blognya seraya mengecam mantan rekan-rekannya di Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dinilai telah bersekutu dengan UMNO dan Barisan Nasional.
Dalam sebuah pantun, Mahathir menyebut Pejuang dibentuk untuk melawan korupsi.
Mahathir juga mengatakan orang Melayu telah lama menderita akibat korupsi karena para pemimpin mereka lebih memilih uang dan kekuasaan.
“Kami membentuk partai untuk menyelamatkan diri. [Sebaliknya] partai kami dibajak untuk menyelamatkan musuh kami,” tulis anggota parlemen Langkawi itu, menyindir Partai Bersatu yang didirikannya.
“Itu Bersatu. Bersiap untuk menghancurkan kleptokrat. Sekarang diubah untuk menyelamatkan kleptokrat,” tambah Mahathir.
Seperti diketahui, Mahathir dan lima anggota parlemen lainnya dipecat dari Partai Bersatu setelah krisis politik yang menimpa koalisi Pakatan Harapan pada Februari.
Mahathir mengaku tidak dapat berkoalisi dengan UMNO yang terlibat skandal korupsi 1MDB yang melibatkan Najib Razak.
Jumat lalu, Mahathir mengumumkan pembentukan partai baru sebagai oposisi pemerintah.
Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Mahathir menyampaikan partai barunya tidak akan menjadi bagian dari koalisi pemerintah Perikatan Nasional maupun Pakatan Harapan.
Mahathir juga menyampaikan partainya akan berasaskan Melayu karena partai Melayu yang sudah ada telah menggadaikan martabat bangsa dan agama.
Mahathir menyampaikan partainya belum memiliki nama dan terdaftar di otoritas Malaysia.
Tapi Mahathir menegaskan proses itu akan dilakukan secepat mungkin.
Mukhriz Mahathir akan menjabat sebagai presiden partai.