Nazli Yusbazsioglu
16 November 2021•Update: 17 November 2021
ANKARA, Turki
Para menteri Luar Negeri Turki dan Iran pada Senin melakukan pembicaraan luas di Teheran dengan fokus kerja sama jangka panjang kedua negara berdasarkan "peta jalan (road map) baru."
Turki ingin meningkatkan hubungan yang mengakar dengan Iran dan mengadakan pertemuan dewan kerja sama tingkat tinggi ketujuh tahun ini, kata Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dalam pertemuan pers dengan sejawatnya dari Iran Hossein Amir-Abdollahian.
"Delegasi kami akan bekerja untuk menentukan peta jalan kerja sama komprehensif jangka panjang atas proposal Iran," kata Cavusoglu.
Cavusoglu juga mengatakan bahwa mereka membahas masalah keamanan seperti terorisme, migrasi, dan penyelundupan manusia dengan menlu Iran.
Kesepakatan nuklir Iran
Menlu Turki menyebut negaranya telah menyampaikan pada semua platform bahwa sanksi sepihak terhadap Teheran adalah salah dan "semua pihak harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan" untuk membuat kesepakatan nuklir Iran, yang dikenal secara resmi sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), kembali beroperasi.
JCPOA adalah perjanjian 2015 yang ditandatangani oleh Iran dan lima kekuatan dunia: AS, Rusia, Cina, Prancis, dan Inggris, ditambah Jerman.
Iran dan Uni Eropa baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan pembicaraan yang terhenti di Wina pada 29 November.
Menggarisbawahi Turki menyambut baik pengumuman ini dan bahwa sanksi sepihak terhadap Iran harus dicabut, Cavusoglu mengatakan, "Mereka yang menarik diri dari perjanjian ini (JCPOA) perlu mengambil langkah-langkah khusus."
"Hasil positif dari pembicaraan ini akan menjadi penting tidak hanya untuk hubungan ekonomi kita tetapi juga untuk stabilitas kawasan," tambah dia.
Menyoroti perkembangan penting sedang terjadi di kawasan itu, Cavusoglu mengatakan, "Lebih penting dari sebelumnya bahwa kami melanjutkan dialog dan bekerja sama dalam isu-isu regional."
Terkait situasi di Afghanistan, Irak, Yaman, dan Teluk, dia juga mengatakan kedua negara perlu melanjutkan upaya untuk solusi politik di Suriah dan Turki bersedia bekerja sama dengan Iran dalam masalah ini, serta untuk stabilitas wilayah Kaukasus.