Hayati Nupus
24 Desember 2020•Update: 28 Desember 2020
JAKARTA
Output atau produksi tahunan manufaktur Singapura naik 17,9 persen pada November, ujar Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura pada Kamis.
Lembaga tersebut mengatakan pendorong kenaikan produksi itu adalah sektor manufaktur biomedis dan elektronik.
Tanpa manufaktur biomedis, produksi hanya meningkat 14 persen.
“Klaster elektronik dan biomedis diharapkan memiliki kinerja yang kuat dalam beberapa bulan mendatang, didukung oleh permintaan elektronik yang kuat dan posisi Singapura sebagai produsen dan pemasok produk biomedis selama pandemi Covid-19,” ujar ekonom senior UOB Alvin Liew, kutip Channel News Asia.
Peningkatan pada November terjadi setelah pada bulan sebelumnya mengalami penurunan secara tahunan sebesar 0,8 persen, akibat penurunan klaster teknik transportasi.
Begitu pula, dalam skala bulanan, produksi manufaktur Singapura naik sebesar 7,2 persen pada November.
Jika hanya sektor elektronik, tanpa manufaktur biomedis, produksi tersebut hanya tumbuh 6 persen secara bulanan.