Marıa Elısa Hospıta
10 Februari 2020•Update: 10 Februari 2020
Davut Demircan
ANKARA
Turki mengutuk serangan bersenjata di Thailand yang menewaskan puluhan orang.
"Kami berduka karena banyaknya korban berjatuhan akibat serangan di barak militer dan pusat perbelanjaan pada 8 Februari di Nakhon Ratchasima, Thailand," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
"Kami menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga korban dan kami mengharapkan pemulihan segera bagi mereka yang terluka. Kami turut bersedih dengan rakyat Thailand," tambah kementerian.
Penembakan massal terjadi pada Sabtu di timur laut Thailand, yang menyebabkan 27 orang tewas, termasuk pelaku penembakan, dan 57 lainnya luka-luka.
Seorang prajurit yang diidentifikasi sebagai Kolonel Jakrapanth Thomma, membunuh komandannya dan dua rekannya di sebuah pangkalan militer sebelum melarikan diri dengan mengendarai jip.
Sambil mengemudikan kendaraannya sampai ke pusat perbelanjaan di distrik Muang, Thomma menembaki orang-orang di sekitarnya.